BANDUNG - Sebuah bangunan berisi batu dan pasir roboh menimpa rumah pasangan Endang (40) dan Ai Atikah (30), warga Jalan Rancabulan Dalam RT 08/06, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat.
Akibatnya, bangunan setinggi lima meter dan panjang 20 meter itu, menghancurkan rumah Endang.
Peristiwa terjadi pada Rabu malam kemarin sekira pukul 21.30 WIB. Saat itu, rumah diisi enam orang, yakni Endang, Ai, serta empat anak mereka.
Seorang anak, Amanda (5), tewas karena tertimbun reruntuhan rumah yang terbuat dari kayu dan seng itu. Tiga saudara Amanda, yakni Sasa (2), Nira (10), dan Andika (9 bulan) menderita luka ringan.
Endang, hingga pagi ini, masih dirawat di RS Salamun. Dia mengalami luka serius di kaki. Sementara Ai dan tiga anaknya sudah diperbolehkan pulang.
Menurut saksi mata yang juga saudara Endang, Sarde (55), pagi tadi Amanda sudah dimakamkan di TPU Kebon Empat, tidak jauh dari lokasi kejadian.
Amanda masih duduk di bangku TK. Sedangkan ayahnya, Endang, sehari-hari kerja sebagai kuli bangunan.
“Kasihan Endang, anak-anak masih kecil. Kami minta pertangungjawaban kepada pemilik bangunan,” ungkap Serde, di lokasi, Kamis (3/5/2012).
Saat ini, lokasi reruntuhan masih dipasangi garis polisi. Tampak juga rumah ambruk rata dengan tanah. Rumah berukuran 5x6 meter tersebut berdiri tepat di bawah bangunan tersebut.
Kamis, 23 Mei 2013 11:17 WIB
Jum'at, 24 Mei 2013 09:10 WIB
Jum'at, 24 Mei 2013 12:09 WIB