BANDUNG - Penilaian bahwa narapidana identik dengan kekerasan terbantahkan dengan peresmian ruang pamer dan hasil karya warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Jawa Barat.
Peresmian ruang pamer dan pameran hasil karya narapidana dilakukan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin di Kantor Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (4/5/2012).
Dalam kesempatan itu, Amir juga menandatangani prasasti gedung ruang pamer hasil karya napi.
Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Nasir Almi.
Nasir mengatakan ruang pamer tersebut dibuat terkait dengan program pembinaan dan bimbingan kerja yang dilakukan oleh lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (Rutan) di Jabar.
“Besarnya potensi WBP sebagai modal untuk mengoptimalkan fungsi ruang pamer ini ke depan,” jelas Nasir.
Selain berfungsi sebagai sarana pendukung program pembinaan WBP, ruang pamer juga menjadi sarana kemitraan dengan dunia usaha untuk pemberdayaan WBP. “Untuk menghasilkan nilai seni dan ekonomis,” kata Nasir.
Saat ini, jumlah napi di Jabar sebanyak 17.453 orang. Sementara setiap harinya, ada 4.934 napi yang mengikuti bimbingan kerja.
Bimbingan kerja meliputi industri keterampilan, jasa, perikanan, pertanian, perikanan dan lainnya. Ke depan, hasil karya terbaik para napi akan menambah koleksi ruang pamer.
Jum'at, 17 Mei 2013 14:23 WIB
Sabtu, 18 Mei 2013 10:41 WIB
Sabtu, 18 Mei 2013 10:26 WIB