getting time ...

OKEBANDUNG »  BANDUNG RAYA

KPID Jabar Pantau Pemberitaan Kecelakaan Sukhoi di TV

Iman Herdiana - Okezone
Selasa, 15 Mei 2012 10:55 wib
detail berita
Heli Super Puma TNI mengevakuasi korban (Foto: Reuters)

BANDUNG - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait tayangan televisi terkait kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100 di Gunung Salak, Bogor.

Masyarakat menilai tayangan yang ditampilkan tidak etis. Untuk itu, KPID Jabar saat ini tengah mempelajari tayangan-tayangan tragedi Sukhoi.

“Masyarakat mengeluhkan (tayangan) jenazah korban. Ini dianggap tidak perlu ditayangkan,” kata Komisioner KPID Jabar bidang Isi Siaran, Nursyawal, di Kantor KPID Jabar, Jalan Malabar.

Keluhan yang diterima KPID Jabar rata-rata terkait pemberitaan evakuasi korban yang cenderung detail.

Tayangan kondisi korban yang detail, lanjut dia, akan membuat keluarga korban makin sedih. Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan saat wawancara justru semakin membuat sedih keluarga korban. Ekspresi kesedihan itu menjadi sasaran tangkapan kamera.

Menurut aturan penyiaran, jelas Nursyawal, lembaga penyiaran tidak boleh menampilkan gambar atau suara yang akan menambah penderitaan keluarga korban.

“Lembaga penyiaran harus kedepankan empati ketika menayangkan gambar korban kecelakaan Sukhoi, termasuk proses evakuasi,” terangnya.

Dia meminta lembaga penyiaran mengemas seapik mungkin pemberitaan terkait musibah.

Meski begitu, KPID belum bisa menentukan apakah tayangan di semua televisi itu melanggar aturan atau tidak.

“Kami sudah membahas ini secara intens. Nanti diberi tahu hasilnya,” katanya.
 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(ton)

  • munaro » 0 Tanggapan
    @munira:huuuuu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • faiz » 0 Tanggapan
    bisa dilihat dari stasiun "tipi wan"
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Munira » 0 Tanggapan
    Masyarakat yang mana... bagi saya ,penjelasan detail korban perlu karna saya melihatnya penting untuk tahu kondisi korban ,masyarakat ( yang dimaksud diatas gak usah nonton aja klw ngeri atau takut )
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tere » 0 Tanggapan
    Ad stasiun tv warna merah,yg terus2an mengulang2 berita yg sama sampe mlm,dan tv warna biru jg menampilkan gambar org2 korban,sesaat sblm naek pswt,data dr youtube,kan kasian keluarga..mereka tdk bs membayangkan gmn perasaan korban,sdhlah kalo ga ad bahan jgn diulang2 kasian,ini hrs ditindak tegas
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mr ZC » 0 Tanggapan
    Yah emang dah menjadi Rahasia Umum klo ada kejadian yg beginian tuh ' Yang seneng ' adlah Stasiun TV, ya karena dapet berita Heboh dan di ulang terus pagi siang malem Sampe Bosenn !!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.