GARUT- Ratusan warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa siang, melakukan aksi unjuk rasa di Stasiun Kereta Api Cibatu. Warga yang berprofesi sebagai tukang ojek itu memprotes kebijakan PT KA yang dinilai merugikan warga.
Salah satu kebijakan tersebut, yakni kereta kelas ekonomi tidak berhenti di Stasiun Cibatu. Kebijakan yang sudah berlaku sejak enam bulan lalu itu membuat pendapatan para pedagang dan tukang ojek turun drastis.
Hal ini disebabkan tidak ada seorang pun penumpang kereta yang turun di kawasan stasiun kereta itu. Untuk itu, mereka menuntut agar pihak PT KA mencabut kebijakan tersebut.
Warga mengancam, jika tuntutan ini tidak dipenuhi mereka akan menggelar aksi lagi dengan massa yang lebih besar.
Sementara itu, audiensi perwakilan pengunjuk rasa dengan pihak Stasiun Cibatu belum menghasilkan kata sepakat. Pasalnya, keputusan harus dilakukan oleh PT KA Daop II Bandung.
Pantauan di lapangan, aksi unjuk rasa ini berjalan dengan pengawalan yang cukup ketat dari aparat kepolisian. Mereka tampak berseragam lengkap dan berjaga di dalam areal Stasiun Cibatu guna mengantisipasi tindakan anarkis dari para pengunjuk rasa.
Sabtu, 25 Mei 2013 09:30 WIB
Jum'at, 24 Mei 2013 14:22 WIB
Jum'at, 24 Mei 2013 09:10 WIB