PURWAKARTA- Kabupaten Purwakarta pecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dalam parade egrang dengan jumlah 14.570 peserta.
Rekor ini menjadi yang kedua kalinya bagi Kabupaten Purwakarta meraih prestasi sama, setelah tahun lalu memecahkan parade tumpeng terbanyak.
Target pemecahan rekor ini sebenarnya hanya 11.000 peserta, namun animo masyarakat yang besar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-44 dan Kota Purwakarta ke-181, jumlah pesertanya bertambah.
Ribuan peserta yang ambil bagian menjadi lautan egrang di sepanjang Jalan Sudirman dan Jalan Kolonel Kornel Singawinata hingga sejauh dua kilometer pada Sebatu 30 Juni lalu.
Bahkan kepadatan peserta egrang juga tumpah ruah di Jalan RE Martadinata. Dalam pemecahan rekor ini, peserta hanya diminta untuk berjalan menggunakan egrang dari Bunderan BTN Jalan Sudirman sampai Gedung Nakula Sadewa dengan jarak kurang lebih 200 meter.
Peserta yang terdiri dari para PNS, pelajar, mahasiswa, kader parpol, dan ormas, serta kades ini pun berjalan menggunakan egrang secara teratur.
“Tim Muri telah menyelesaikan pencatatan peserta egrang terbanyak di Purwakarta. Rekor sebelumnya pada 2010, mencatat Kota Majene Provinsi Sulawesi Barat telah memecahkan parade sama dengan 4.320 peserta,”ungkap perwakilan Muri, Ngadri.
Dengan jumlah peserta egrang yang mencapai 14.570 peserta itu, secara otomatis mematahkan rekor yang terdahulu dipegang oleh Kota Majene. Muri pun memberikan penghargaan kepada Purwakarta yang telah melaksanakan parade egrang dengan peserta terbanyak di Indonesia, berupa penyerahan piagam kepada Bupati Purwakarta.
Jum'at, 24 Mei 2013 07:55 WIB
Kamis, 23 Mei 2013 17:42 WIB
Kamis, 23 Mei 2013 12:42 WIB