BANDUNG - Siapa sangka baru tiga bulan tinggal di Kota Bandung, Jawa Barat, VF (24) dan YE (29) sudah menjadi jutawan.
Mereka mendapat banyak uang karena berhasil menipu dan menggelapkan paket ekspedisi. “Saya di Bandung baru tiga bulan. Asal dari Makasar,” tutur YE di Mapolsek Bandung Kidul, Rabu (9/7/2012).
Berbekal dari pengalamannya bekerja di sebuah perusahaan ekspedisi, YE dan VF, mengelabui pegawai perusahaan dengan memanfaatkan kelemahan mereka. Tidak tanggung-tanggung, keduanya berhasil meraup keuntungan ratusan juta dari penjualan paket curian kepada para pengecer.
“Paling gede untungna satu paket saya jual Rp20 juta. Tapi tergantung bagaimama isi paketnya juga. Kadang ada yang beli kadang juga enggak,” sambung YE.
Barang hasil curian biasa dijual ke pasar kaget di wilayah Holis, Ujung Berung, dan Gasibu, Kota Bandung.
Mereka mengandalkan keberuntungan untuk menebak isi paket yang akan dicuri. “Kadang dapet barang yang gampang dijual, seperti baju atau sepatu. Kadang juga dapet barang yang susah dijual,” ucap YE.
Sementara itu paket hasil curian yang berhasil disita polisi dari dua pelaku tersebut ialah sepatu, aksesoris, perangkat komputer, dan kartu perdana internet.
Selain itu, polisi juga menyita satu unit mobil minibus APV serta satu mobil pikap yang digunakan untuk mengangkut paket.
Sabtu, 18 Mei 2013 10:41 WIB
Jum'at, 17 Mei 2013 18:11 WIB
Jum'at, 17 Mei 2013 18:09 WIB