BANDUNG - Setelah beraksi lebih dari 20 kali, dua maling bermodus pecah kaca mobil berhasil diringkus petugas Polsekta Regol.
Kedua pelaku, Dio (20) dan Unzu (22), merupakan komplotan spesialis pecah kaca asal Jambi. Mereka mengambil barang berharga di mobil hanya dengan hitungan detik.
Kapolsekta Regol, Kompol Anwar Haidar, mengatakan, Dio dan Unzu merupakan target operas polisi. Mereka terbilang lihai setiap beraksi.
“Keduanya ditangkap saat beraksi di Jalan BKR. Tapi aksinya diketahui oleh petugas patroli dan langsung dibawa ke mapolsek,” jelas Anwar, Minggu (15/7/2012).
Kanit Reskrim, AKP Sunarya Ishack, menambahkan, keduanya mengaku telah berkasi lebih dari 20 kali di berbagai tempat di Kota Bandung. Modus yang digunakan, membuntuti mobil korban hingga tempat parkir. Setelah dirasa aman, mereka beraksi berbekal alat pemecah kaca.
“Mereka hanya menggores alat di kaca mobil korban. Setelah digores, kacanya didorong dan memang langsung bobol,” terangnya seraya menambahkan cara itu tidak menimbulkan suara keras.
Sementara itu, dari pengembangan pemeriksaan, polisi mendapati barang bukti 19 tas hasil curian, motor Yamaha Jupiter MX warna hitam nopol D 2289 JP, dan dua fiber penutup pelat nomor.
Di tempat yang sama, Unzu mengaku hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 detik untuk memecahkan kaca mobil tanpa suara. “Yang lama itu menunggu parkiran sepi. Kalau masalah bobol kaca paling hanya enam atau paling lama 10 detik,” ungkapnya.
Barang hasil curian dikirim ke bandar besar di Jambi untuk dijual.
Selasa, 21 Mei 2013 15:43 WIB
Selasa, 21 Mei 2013 13:32 WIB
Selasa, 21 Mei 2013 08:59 WIB