BANDUNG - Kawanan perampok bersenjata api menyatroni rumah seorang pengusaha tekstil bernama Usman di Jalan Cisangkuy Nomor 26, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Bandung, Jawa Barat.
Perampok, yang berjumlah lebih dari tiga orang, beraksi sekira pukul 10.30 WIB, saat rumah hanya ditinggali seorang pembantu bernama Ujang.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Wijonarko, mengatakan, para perampok datang mengendarai mobil dan berpura-pura menawarkan wallpaper.
“Pelaku memarkirkan mobil Honda CRV silver tepat di depan rumah,” jelas Wijonarko, di lokasi kejadian, Kamis (19/7/2012).
Pelaku berpakaian rapih masuk ke rumah. “Rumah itu sebenarnya ditinggali empat orang. Dua pemiliknya ke kantor, satu pembantu ke pasar, dan Ujang menunggu rumah,” papar Wijonarko.
Di dalam rumah, seorang pelaku sempat menodongkan senjata api ke Ujang. “Ujang lalu disekap di kamar belakang dan diikat. Kemudian pembantu satu lagi pulang dari pasar dan mendapati Ujang sudah terikat,” katanya.
Pelaku berhasil menggasak barang dan uang senilai Rp100 juta. “Pelaku mengambil uang sebesar Rp15 juta, tiga jam tangan mewah, dan perhiasan. Total nilainya sebesar Rp100 juta,” sebut Wijonarko.
Tim Inafis Polrestabes Bandung melakukan olah TKP sekira pukul 13.30 WIB tati. Ada beberapa barang bukti, seperti tali plastik warna hijau dan beberapa sidik jari dibawa ke mobil Inafis.
Hingga kini, polisi masih mencari beberapa bukti lain dan memeriksa beberapa saksi. Dari penuturan Ujang, perampok berbadan besar dan berkepala botak.
Selasa, 18 Juni 2013 10:02 WIB
Senin, 17 Juni 2013 15:00 WIB
Senin, 17 Juni 2013 13:31 WIB