BANDUNG – Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf menyoroti beberapa permasalahan yang kini tengah dihadapi oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Jawa Barat.
“Ada beberapa permasalahan, di antaranya kelebihan kapasitas, petugas yang terbatas, penggunaan HP oleh tahanan, sampai peredaran narkoba yang melibatkan oknum dalam,” ungkapnya.
Hal itu diungkapkan Dede saat ditemui wartawan usai memimpin upacara Hari Kemerdekaan RI ke-67 di Lapas Banceuy, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (17/8/2012).
Diakuinya, untuk memecahkan permasalahan itu, pihaknya telah menyediakan lahan, anggaran, untuk membangun lapas baru. “Kapasitas hunian napi di Jabar berjumlah 9.039 orang, sementara berdasarkan data Kanwil Kemenkumham Jabar jumlah napi saat ini mencapai 18.147 orang. Artinya, sudah over capacity sebanyak 192 persen," paparnya.
Untuk mengatisipasi semakin bertambah banyaknya warga binaan, pihaknya kini tengah membangun beberapa lapas yang berada di Bekasi, Banjar, Warung Kiara Sukabumi, dan Garut.
“Empat Lapas baru telah diresmikan pada 17 Agustus kemarin untuk beroperasi, di antaranya satu di Kabupaten Bogor, satu di Banjar dan Lapas Anak Sukamiskin Bandung,” katanya.
Bahkan pada 25 Agustus mendatang empat UPT di wilayah Sukamiskin, Kota Bandung yang terdiri dari Lapas Klas 1, Lapas Wanita, Rupbasan, dan LP anak akan diisi oleh warga binaan baru.
Selasa, 21 Mei 2013 14:00 WIB
Selasa, 21 Mei 2013 11:34 WIB
Selasa, 21 Mei 2013 09:15 WIB