BANDUNG- Salah satu tujuan wisata di kawasan Bandung Raya, yakni Lembang, menjadi tujuan para wisatawan dari luar Kota Bandung untuk mengisi liburan lebaran 2012. Akibatnya, Jalan Raya Lembang mengalami macet cukup parah.
Kebanyakan mobil yang melintas berasal dari luar Kota Bandung, misalnya berpelat nomor B (Jakarta), pelat F (Bogor), dan pelat luar Bandung lainnya. Selain itu, kendaraan roda empat itu juga harus bersaing dengan sepeda motor untuk melintas jalan raya Lembang.
Petugas Dishub Kabupaten Bandung Barat dan kepolisian harus kerja keras menghadapi derasnya arus kendaraan.
Pantauan di lapangan, petugas memberlakukan sistem sistem buka tutup jalur di Jalan Raya Lembang. Sistem ini dimulai dari Jalan Grand Hotel hingga Jalan Raya Lembang pertigaan Jalan Kolonel Masturi (Pertigaan Beatrix) bagi kendaraan yang menuju Bandung.
Sementara bagi kendaraan dari Bandung yang menuju Lembang, buka tutup dilakukan dari Pertigaan Beatrix, baik yang dari arah Bandung menggunakan Jalan Raya Lembang maupun yang dari arah Bandung menggunakan Jalan Kolonel Masturi atau menuju Parongpong.
Dengan diberlakukannya buka tutup jalur, maka antara Jalan Grand Hotel Lembang hingga Pertigaan Beatrix menjadi satu jalur.
Petugas Dishub di Posko Lebaran yang berada di perbatasan dengan Grand Hotel Lembang dan Jalan Raya Lembang, terus berupaya memberikan informasi kepada pengendara tentang pemberlakuan buka tutup jalur tersebut. "Silakan pakai lajur kanan! Pakai jalur kanan!" teriak seorang petugas Dishub KBB, ketika sistem satu jalur dibuka dari arah Lembang menuju Bandung, Selasa (21/8/2012).
Kemacetan cukup parah terjadi dari arah Bandung menuju Lembang dari Pertigaan Beatrix yang mengekor hingga perbatasan Jalan Raya Lembang. Diperkirakan panjang kemacetan mencapai 5 kilometer.
Titik kemacetan di Jalan Raya Lembang ada di tempat-tempat wisata kuliner di antaranya di Jalan Mandarin Lembang, Pasar Lembang, dan Jalan Maribaya yang merupakan akses menuju Curug Maribaya.
Tujuan wisata di Lembang yang juga berpotensi menimbulkan kemacetan di antaranya wisata alam Tangkubanparahu, Pemandian Air Panas Ciater, dan sebagainya. Tempat wisata lainnya ada di daerah Parongpong. Di sini banyak tujuan wisata kuliner dan hiburan seperti Imah Seniman, Kampung Daun, Kampung Gajah, Istana Bunga, dan tempat wisata lainnya yang ada di Jalan Sersan Bajuri. Jalan ini juga kerap dijadikan alternatif menuju Bandung maupun sebaliknya menuju Lembang.
Selanjutnya, arus kendaraan tampak padat dari arah Bandung menuju Lembang di daerah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Sedangkan dari arah Lembang menuju Bandung kendaraan cukup lancar, tetapi mulai tersendat ketika masuk di daerah factory outlet (FO) Jalan Setiabudi. Titik kemacetan ada di Rumah Mode dan FO-FO lainnya.
Arus padat juga terjadi di kawasan FO Jalan Cihampelas. Setelah itu, arus ramai lancar terjadi di Jalan Wastukencana, Jalan Merdeka, Jalan Riau, Ir H Juanda. Sedangkan kawasan pertokoan dan pasar di daerah Ahmad Yani, tepatnya di Pasar Kosambi, masih tampak lengang. Mayoritas pertokoan masih tutup.
Kamis, 23 Mei 2013 10:06 WIB
Kamis, 23 Mei 2013 09:08 WIB
Rabu, 22 Mei 2013 22:16 WIB