BANJAR - Polresta Banjar, Jawa Barat, membentuk tim khusus untuk mengungkap sindikat pelaku penculikan bayi yang terjadi RSU Kota Banjar.
Tim yang berjumlah 12 personel tersebut segera melakukan pemeriksaan terhadap jajaran manajemen RSU Kota Banjar.
Sedikitnya 10 petugas RSU Kota Banjar diperiksa tim khusus. Mereka yang diperiksa terdiri dari perawat, petugas piket, satpam, dan perwakilan manajemen.
Kasat Reskrim Polresta Banjar, AKP Kosasih, menjelaskan, tim khusus yang tersebut dibentuk berdasarkan perintah Kapolresta Banjar.
“Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya sindikat pencurian bayi di Kota Banjar yang mungkin berkaitan dengan jaringan kasus penculikan bayi di daerah lain,” kata Kosasih, Senin (17/9/2012).
Kosasih menambahkan, polisi sudah meminta keterangan pihak keluarga korban. Pengakuan keluarga korban pelaku beraksi dengan profesional.
Dalam aksinya pelaku mengenakan seragam menyerupai perawat RSU. “Kami juga sedang menelusuri kemungkinan lain, yaitu kemungkinan dampak dari konflik keluarga,” pungkas Kosasih.
Kamis, 20 Juni 2013 09:43 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 13:10 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 12:36 WIB