Topik » Mayat Geng Motor
getting time ...

OKEBANDUNG »  BANDUNG RAYA

Wawancara Khusus dengan Ahmad Heryawan

Kang Aher Tak Betah Pakai Seragam Pemerintahan

Kemas Irawan Nurrachman - Okezone
Selasa, 23 Oktober 2012 13:49 wib
detail berita
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat ditemui di Bandung (Foto: Kemas I/okezone)

BANDUNG- Cuaca Kota Bandung cukup bersahabat ketika matahari sudah mulai menyingsing ke barat. Usai salat ashar, sesosok pria berperawakan gemuk duduk santai di Masjid Kediaman Gubernur Jawa Barat.

Iya, dialah Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Kang Kang Aher biasa dia disapa, terlihat sedang berbicara dengan sejumlah aktivis relawan penanggulangan bencana Provinsi Jawa Barat.

"Apa kabar," Kang Aher menyapa Okezone.

Gubernur yang maju dalam pemilukada Jawa Barat via PKS itu langsung menggiring Okezone menuju teras halaman belakang kediaman gubernur. Tak lupa, ketika berjalan Kang Kang Aher turut mengenalkan tanaman jambu yang sudah banyak berbuah.

"Ini saya tanam sendiri. Jambunya enak loh," promosi Kang Aher.

Memulai wawancara Kang Kang Aher menceritakan tentang dirinya yang dulu sejak semasa kecil selalu menjadi pemimpin. Hal itu juga yang sampai saat ini selalu menimbulkan pertanyaan di dalam dirinya.

Bahkan ketika SMP, Heryawan selalu dikejar-kejar teman sekolahnya untuk didaulat sebagai ketua OSIS.

"Saya juga selalu bertanya-tanya kok jadi saya. Pertanyaan itu sering muncul kenapa saya," ujar Heryawan sambil mengingat masa lalunya.

Hal tersebut pun terus berulang hingga Heryawan menginjak bangku kuliah di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Arab Saudi (LIPIA) di Jakarta. Heryawan selalu ditunjuk menjadi ketua kelas. "Dulu belum ada senat," kenangnya.

Hal yang sama juga terjadi ketika dirinya masuk ke ranah politik melalui Partai Keadilan (PK) ketika itu. Dalam musyawarah, Heryawan diminta menjadi Ketua PK.

"Makanya saya suka ogah ikut musyawarah karena selalu saya mulu yang ditunjuk," paparnya.

Dengan sederet kenangan tersebut, Kang Aher merasa bingung mengapa dirinya selalu ditakdirkan untuk menjadi pemimpin. "Mungkin sudah garis tangan," ucapnya sambil terkekeh.

Selain ditakdirkan menjadi pemimpin, Kang Aher juga memperlihatkan kesederhanaannya. Soal sepatu kets Jokowi dan Dahlan Iskan, Kang Aher pun melakukannya. Demikian juga soal seragam, Heryawan sudah tak pernah menggunakan seragam resmi gubernur sejak dua tahun lalu.

"Saya mah gini aja, sudah dua tahun menjabat dah nggak pernah pake lagi (seragam resmi)," ungkap Haryawan.

Untuk menggunakan seragam resmi, lanjut Kang Aher, dirinya kerap diingatkan teman-temannya di Gedung Sate.

“Mereka sering mengingatkan, tapi saya senangnya berpakaian seperti ini. Seragam baru saya pakai kalau memang ada acara resmi dan bertemu dengan Presiden SBY,” tuturnya. 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(kem)

  • suparnajaya » 0 Tanggapan
    KASIAN ulama di politisasi, PEMIMPIN yg CERDAS , lugas, RELIGIUS, bukan mengiklankan dri sendiri, yg menilai itu orang lain. BUAT ATURAN masuk SMP harus ada IJAZA MI...tapi sekolah MI nya tak dibiayayai pemerintah, sama saja membebani rakyat. BISA BUAT ATURAN TAPI TIDAK BISA MENSUPORT aturanya. al- hasil, pengetahuan pendidikan di indramayu minim..ini menghasilkan GENERASI kurang cerdas, seperti export TKI kurang pendidikan, MANUSIA GEROBAK dipinggir jalan memadati DKI JAKARTA, WANITA MALAM memadati Nagoya BATAM dll. ini PRESTASI indramayu.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • verdian » 0 Tanggapan
    Kalau bicara jalan yang bolong, harus tahu dulu itu jalan provinsi atau jalan kabupaten,... ajadi jangan asal ngomong, karena kalau jalan kabupaten/kota tdk boleh diperbaiki oleh provinsi, karena menyalahi aturan peruntukan APBD
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dodi » 0 Tanggapan
    ente fikir gampang jadi Pemimpin ! tanggung jawabnya dunia akhirat bos, ente mungkin gak gaul alias kuper, cuma bisa pertemanan lewat dunia maya... gak bersosialisai jadi gak punya wawasan luas, tw gak nt klo kang Aher dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik se Indonesia. aduh.... aduhh... klo koment tuh yang membangun donk, bukannya cuma nyela....!!! cape dwehhh......................
    Beri Tanggapan Laporkan
  • azis » 0 Tanggapan
    org yg mnyatakan pak gubernur sekarang ga da prestasi dia org yg buta hurup,ga bisa melihat keadaan sekarag...kasihan alloh memberikan yg ga nornal...nauzubillah...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • aceng jawahir » 0 Tanggapan
    tp knp jlnn di wilyah cianjur byk yg rusak sprt sungai kering...coba lht di kec cianjur kec cilaku..semua y prah bgt
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.