Pengedar Simpan Sabu di Celana Dalam

Minggu, 28 Oktober 2012 20:13 wib | Tomi Indra Prayitno - Koran SI

INDRAMAYU- Seorang pengguna dan pengedar narkoba jenis sabu-sabu berhasil diringkus petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Indramayu. Keduanya diamankan dari rumahnya masing-masing dengan barang bukti sabu-sabu siap edar seberat 3,5 gram yang dimasukan ke dalam sepuluh plastik bening.

Kedua pelaku itu adalah Jal (39)  warga Desa Sukajadi Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu dan Sud (47), warga Desa Haurgeulis Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka digelandang ke mapolressetempat untuk menjalani pemeriksaan.

Kasat Narkoba Polres Indramayu AKP Carim Merta mengatakan, ditangkapnya kedua pelaku sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu, bermula dari beberapa anggota SatRes Narkoba yang mendapatkan laporan dari warga.Informasi berharga tersebut  menyebutkan jika ada aktifitas penjualan barang terlarang yang dilakukan oleh pelaku.

Berbekal informasi itu, lantas polisi mendatangi lokasi. Di tempat itu, petugas mencurigai rumah Jal yang sering didatangi sejumlah pemuda. Setelah melakukan pengintaian, tak berapa lama polisi membuat strategi penyamaran untuk melakukan penangkapan. Upaya penyamaran ternyata tak diketahui pelaku. Hingga pelaku dapat diamankan dengan sejumlah barang bukti berupa sabu-sabu yang dimasukan ke dalam saku celananya.

Namun, saat dilakukan penangkapan, Jal mengelak dengan mengatakan bukan dia sebagai pengedarnya .Polisi kemudian mengorek keterangan dari Jal.

Jal pun mengakui bukan hanya dirinya saja yang mengedarkan sabu-sabu. Dari keterangan ini, akhirnya polisi berhasil mengamankan Sud. Tak berapa lama, keduanya lantas digelandang ke mapolres setempat.  Dihadapan pemeriksa, mereka mengakui jika barang tersebut diperoleh dari seseorang yang berada di Jakarta.

"Dari kedua tersangka itu, kita berhasil menyita sabu-sabu seberat 3,5 gram. Mereka mengaku sabu-sabu tersebut didapatkan dari orang Jakarta.Nama orang ini juga sudah kita kantongi, " jelas AKP Carim Merta, Minggu (28/10/2012).

Menurutnya, keberhasilan jajarannya ini dalam rangka operasi anti narkotika dengan sasaran narkotika dan obat-obatan terlarang.Dikatakannya, karena perbuatannya, mereka akan diancam pasal 112 Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling sedikit 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Sementara itu, Jal mengaku, sabu-sabu yang diamankan tersebut akan dijual ke sejumlah orang. "Barangnya sudah ada yang pesan, dan akan dijual ke beberapa pemuda," katanya. (Tomi Indra Prayitno/Koran SI/ugo)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »