Jalan Bolong Telan Korban, Aher Dilaporkan ke Ombudsman

Senin, 07 Januari 2013 20:36 wib | Iman Herdiana - Okezone

Ilustrasi Ilustrasi BANDUNG - Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jawa Barat melaporkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Walikota Bandung Dada Rosada ke lembaga pengaduan layanan publik, Ombudsman. Dua kepala pemerintah daerah itu dinilai tidak mampu mengatasi kelemahan layanan publik.

Ketua HLKI Jabar, Firman Turmantara, menuturkan, selama satu bulan ini pihaknya sudah menerima 50 laporan jalan rusak. Dari 50 laporan itu, tiga di antaranya laporan korban tewas akibat jalan rusak.

Beberapa jalan rusak adalah Jalan Soekarno Hatta, Jalan Peta, dan Jalan Djundjunan (Pasteur), Bandung.

“Ada tiga korban tewas seketika karena jalan berlubang, salah satunya Neli Solehasti (19) yang meninggal di Jalan Peta,” kata kata Firman, di Kantor Ombudsman Jabar, di Jalan AH Nasution, Bandung, Senin (7/1/2013).


Lanjutnya, Neli merupakan karyawati yang berkendara sepeda motor di Jalan Peta. Motornya oleng karena terperosok lubang. Akibatnya Neli jatuh, dengan sepeda motor menimpa lehernya.

“Neli meninggal karena lehernya tertimpa motor,” sebutnya.

Firman berharap laporan ke Ombusman ini mendorong pemerintah provinsi maupun kota untuk segera menangani keluhan warga.

“Laporan saya buat agar tidak ada lagi korban,” harapnya.

Dia menilai, pemerintah lalai sehingga mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.

Kepala Perwakilan Ombudsman Jabar, Haneda Sri Lastotom mengatakan, laporan HLKI itu akan dikaji. Ombudsman akan meneliti laporan HLKI terbukti akibat praktik pelayanan publik yang buruk atau sebab lainnya.

“Kami akan kaji ini. Jika sudah menemukan bukti penyalahgunaan kewenangan akan melanjutkan proses itu. Kami akan meminta penjelasan terhadap terlapor,” tutup Sri. 

(tbn)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป