Istri Disetubuhi, Maruki Habisi Pelaku dengan Pisau

Selasa, 05 Februari 2013 12:42 wib | Adi Haryanto - Koran SI

Maruki, pelaku pembunuhan digiring polisi (foto: Adi Haryanto/Koran SI) Maruki, pelaku pembunuhan digiring polisi (foto: Adi Haryanto/Koran SI) BANDUNG BARAT - Kalap akibat istrinya disetubuhi tetangganya, Maruki (25), warga Desa Durin Timur, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Madura, nekad menghabisi pelaku. Bahkan dia rela menempuh perjalanan Madura-Bandung untuk menuntaskan dendamnya itu, mengingat sasaran yang ditujunya berprofesi sebagai penjaja sate keliling di Bandung.
 
"Sejak berangkat dari Madura, saya sudah niat akan menghabisinya," kata Maruki saat ditemui di Polsek Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Selasa (5/2/2013).

Maruki yang berprofesi sebagai petani, mengaku sakit hati dan merasa harga dirinya diinjak-injak setelah mendengar cerita dari sang istri. Dua bulan yang lalu istrinya pernah digauili oleh Halil (25), tetangga beda kampung, di rumahnya ketika ia sedang tidak ada di rumah. Mendengar cerita itulah, Maruki merasa hatinya terbakar dan berusaha mencari pelaku.

Mendengar pelaku yang merupakan warga Kampung Bletong, Desa Genteng, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Madura, berada di Lembang, KBB, maka ia menyusul ke Bandung. Berbekal sebilah pisau yang dibawanya dari rumah ia mencari pelaku dan menemukannya di Kampung Cijeruk, RT3/8, Desa Lembang, KBB. Saat itu pelaku sedang keliling berjualan sate dan tanpa basa-basi ia langsung menghabisinya.

"Pas saya yakin itu adalah dia, langsung saja saya habisi," ucapnya tanpa mimik muka menyesal. 

Kapolsek Lembang, Kompol Cahyo Prasetiono, mengatakan motif pelaku menghabisi korban adalah karena faktor dendam akibat istrinya digauli. Korban dihabisi dengan pisau dengan enam tusukan di bagian kepala, pundak, muka, dan tangan. Akibatnya, korban langsung tewas di tempat.

Turut diamankan barang bukti berupa sepeda dan tempat jualan sate milik korban, sedangkan pisau yang dipakai menghabisi korban masih dalam pencarian. "Pelaku dikenai pasal 338 dan 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7-15 tahun penjara," sebut Cahyo.

Peristiwa maut ini terjadi di Kampung Pasirhandap, RT3/8, Desa/Kecamatan Lembang, KBB, Jawa Barat, pada Sabtu, 5 Januari lalu sekira pukul 22.00 WIB. Halil, ditemukan bersimbah darah akibat luka bacokan. Pelaku sendiri ditangkap di Bandung pada 19 Januari sebelum sempat melarikan diri ke Madura. (Adi Haryanto/Koran SI/ris)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป