Rieke Ungkap Kampanye Hitam di Pilgub Jabar

Senin, 25 Maret 2013 22:59 wib | Stefanus Yugo Hindarto - Okezone

JAKARTA - Rieke Diah Pitaloka menilai salah satu penyebab kekalahannya pada pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat karena adanya kampanye hitam. Dia juga mensinyalir adanya politik uang dengan melibatkan aparat pemerintah yang mengarah pada salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

"Selebaran itu memang terjadi, termasuk juga ada buku. Itu terjadi di beberapa tempat seperti di Cirebon. Di beberapa desa saya menang, tapi di beberapa tempat lain yang ada selebaran atau black campaign itu, saya tidak menang," kata Rieke usai menghadiri sidang perselisihan hasil Pilgub Jawa Barat di Jakarta, Senin (25/3/2013).

Rieke sungguh menyesalkan adanya kampanye hitam di masa demokrasi seperti sekarang. Dia mengatakan kampanye hitam sangat bertentangan dengan semangat demokrasi. Namun sayangnya, kata dia, tak jarang cara-cara antidemokrasi seperti itu justru kerap terjadi pada saat pesta demokrasi digelar.

"Pembunuhan karakter terhadap calon tertentu, seperti yang terjadi pada saya. Saya hanya ingin mengatakan, sudah saatnya hal-hal seperti itu dihentikan. Ini namanya membohongi rakyat," tegasnya.

Lebih lanjut Rieke juga mengatakan adanya penggelontoran dana Rp150 ribu kepada setiap guru honorer. Dana tersebut, dia duga berasal dari uang rakyat yang digelontorkan melalui gubernur.

"Ini dari mana uangnya?, ini bukan dana hibah. Bayangkan Rp150 ribu kali sekian banyak guru di Jabar dan ini memprihatinkan sekali. Jangan-jangan ini uang rakyat juga," katanya. (trk)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป