Ayah Sopir Juke Maut: Jaga Diri Nak!

Kamis, 11 April 2013 18:25 wib | Tri Ispranoto - Okezone

Muhammad Dwigusta Cahya (Foto: Tri Ispranoto/Okezone) Muhammad Dwigusta Cahya (Foto: Tri Ispranoto/Okezone) BANDUNG - Ayah mana yang tega melihat anaknya masuk jeruji besi. Ini pula yang dialami Agus Ardyanto, ayah tersangka kasus kecelakaan di tol Purbaleunyi, Bandung, Muhammad Dwigusta Cahya (18).

Meski sedih, dia tetap berusaha tegar dan ikhlas melepas anaknya tinggal di sel Mapolres Bandung.

“Saya menerima sepenuhnya apa yang terjadi pada anak saya dan keluarga,” tutur Agus, Kamis (11/4/2013).

Pria yang menjabat sebagai General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara Adisucipto itu juga berpesan agar anaknya bisa menjaga diri selama berada di tahanan.

“Jaga diri Nak!” ucap Agus kepada wartawan mengulangi kembali pernyataannya kepada Dwigusta saat dibawa petugas dari RS Bhayangkara Sartika Asih pagi tadi.

Di sel, Dwigusta ditempatkan satu ruang dengan tahanan kriminal lainnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Bandung, AKP Lukman Syarif, enggan membeberkan hasil pemeriksaan terhadap mahasiswa semester II IT Telkom itu.

“Itu kan kewenangan penyidik. Kecuali, kuasa hukumnya, itu boleh,” jelas Lukman.

Dia juga pun belum bisa memastikan sampai kapan Dwigusta mendekam di tahanan Mapolres Bandung. “Bisa lama. Bisa juga cepat,” sebutnya.

Dwigusta dijerat Pasal 310 ayat 1 dan 4 UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya dengan ancaman hukuman penjara enam tahun dan denda Rp12 juta.
(ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »