BBPOM Bandung Sita Kosmetik Ilegal Senilai Rp300 Juta

Senin, 22 April 2013 17:19 wib | Tri Ispranoto - Okezone

BBPOM tengah menunjukkan kosmetik illegal (Foto: Tri I/okezone) BBPOM tengah menunjukkan kosmetik illegal (Foto: Tri I/okezone) BANDUNG- Balai Besar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, Jawa Barat, menyita sekira 500 buah dari 116 jenis kosmetik yang menyalahi aturan.

Kosmetik senilai Rp300 juta itu disita dari sebuah salon kecantikan di daerah Bandung Selatan pada Jumat, 19 April lalu.

Kepala BP POM RI, Lucky S Slamet, menjelaskan, dari 116 jenis kosmetik tersebut terdiri dari berbagai macam obat dan produk perawatan kulit yang tidak memiliki izin edar.

“Selain itu, produk ini juga ada yang hasil injeksi obat-obatan, seperti injeksi hormon dan vitamin c dan hal itu menyalahi aturan karena bukan pada tempatnya, hanya bisa dilakukan oleh dokter ahli saja,” kata Lucky saat menggelar konferensi pers di BBPOM Bandung, Senin (22/4/2013).

Lucky mengatakan, setiap kosmetik seharusnya memiliki izin dari BBPOM. Sedangkan untuk penggunaan obat harus diberikan oleh dokter ahli.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pengujian tehadap kosmetik-kosmetik tersebut untuk mencari temuan zat berbahaya, seperti penggunaan mercury sebagai obat pemutih kulit. “Jika ditotal, jumlah barang sitaan hingga kini mencapai Rp 1 miliar,” tuturnya.

Nantinya, kata Lucky, hasil temuan tersebut akan ditindaklanjuti oleh petugas Kepolisian dari Polda Jabar untuk selanjutnya dibawa ke meja hijau. “Yang pasti mereka ini melanggar UU Kesehatan No 36 tanun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Bandung, Supriyanto Utomo, menjelaskan, pihaknya telah memintai keterangan sejumlah pegawai, termasuk penanggungjawab salon.

“Sekarang kita masih koordinasi dengan Dinkes Kota Bandung dan Polda Jabar untuk penindakan selanjutnya. Sampai saat ini belum ada terasangka,” tuturnya.

Modus yang digunakan pelaku yakni memasarkan produk tersebutmelalui iklan di dunia maya. “Mereka ini memasarkan secara online. Dengan online, mereka bisa dengan cepat menjual dan memromosikan produk mereka,” paparnya. (kem)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »