Cari Korban Kapal Karam, BPBD Kirim Kapal ke Cianjur

Rabu, 24 Juli 2013 15:18 wib | Oris Riswan - Okezone

Jenazah imigran tewas akibat kapal karam (Foto: Rendra/Sindo TV) Jenazah imigran tewas akibat kapal karam (Foto: Rendra/Sindo TV) BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengirimkan sejumlah kapal ke lokasi tenggelamnya perahu yang ditumpangi imigran di perbatasan Pantai Jayanti, Cianjur dan Pantai Rancabuaya, Garut.

"Kita sudah mengirimkan dua unit kapal ke lokasi untuk membantu pencarian korban," ujar Kepala BPBD Jawa Barat, Ujwalaprana Sigit, melalui sambungan telefon, Rabu (24/7/2013).

Saat ini, dia dan beberapa orang dari BPBD Jawa Barat sedang menuju ke lokasi, sehingga belum bisa memberikan keterangan lebih banyak. "Saya masih di jalan ini," kata Sigit singkat.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, mengatakan, perahu yang mengangkut imigran gelap dari berbagai negara Asia itu hendak menyusup ke Australia. Saat tiba di Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, tiba-tiba perahu tersebut karam.

Imigran gelap yang berhasil dievakuasi masyarakat dan nelayan di Pantai Jayanti sebanyak 122 orang dan dua orang yakni anak usia di bawah umur 10 tahun serta seorang ibu berumur 50 tahun. Saat ini, mereka ditampung di mes Pantai Jayanti.

Sementara imigran lainnya ditampung di Aula Kantor Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun berjumlah 36 orang, dengan kondisi dua orang mendapat perawatan dan satu orang meninggal.

"Para imigran gelap itu berasal dari negara Srilanka, Banglades, Iran, Irak, dan Bahrain. Mereka akan menyeberang ke Australia," terangnya.

Dari hasil penyelidikan awal, musibah itu akibat perahu yang membawa imigran gelap terhempas ombak besar hingga pecah. Selain itu, kapal yang seharusnya hanya 150 orang kelebihan muatan lantaran diisi sekira 200 orang lebih.
(tbn)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป